Senin, 18 Mei 2009

..entahlah ?


Gue pengen cerita sedikit..
Apaan neh ? Jangan nanya . Gue juga gatao . Yg ngerasa kesepet .. sori ye :D


Hahahaha.. Sangat ironis. Taukah? Kejadian-kejadian tak terduga yg terjadi dalam hidupku belakangan ini, membuatku menjalani hidup dengan sangat lucu. Banyak kejadian yg semakin membuat pikiran atau teori, lebih tepatnya bahwa hidup itu adalah sebuah permainan. Ketidaksengajaan, kepura-puraan, hal-hal yg sama sekali diluar logika, dan pandangan-pandanganku terhadap orang-orang. Apapun yg telah terjadi dalam hidupku satu minggu terakhir ini, aku memutuskan menyerahkan segalanya pada takdir. Klise. Mungkin bukan takdir? Tapi pada dadu, dadu yg mengombang-ambingkan permainan.


Awalanya, semua ini membuatku terkejut, kehilangan kendali dan takut. Aku merasa seperti berada di atas langit. Semua kepedihan itu, tergantikan dengan banyak hal menyenangkan. Kupilir ini ending. Ternyata? Sampai di bagian tengah pun tidak. Belum. Hidupku seolah berada di atas kincir angin, yg diputar-putar oleh angin tanpa mengenal waktu. Kadang di atas.. Terlena oleh hembusan angin.. Terbawa arus kedamaian dan kepercayaan. Akhirnya, dihujam turun jauh ke dasar bumi. Jatuh.. Terhempas.. SAKIT..


Aku merenung dalam kebisuan. Tak ada lagi air mata tersisa untuk dapat kutumpahkan. Semuanya terkuras habis.. Hingga tetes terakhir. Air mata terakhirku. Entah apa yg membuatku sanggup menahan diri. Kesabarankah? Yeah, sedetik berlalu dan aku tersadar
kesabaranku pun telah habis. Mungkin, semuanya sudah berakhir. Bukan hidupku.. Bukan! Tapi perasaanku. Perasaanku yg terkuras habis. Tak bersisa lagi. Setelah terombang-ambing dalam permainan, jatuh.. bangun.. melambung tinggi.. dan kemudian jatuh lagi. Terluka parah.. lalu disembuhkan oleh kesejukan. Kemudian tergores lagi! Lebih dalam dan pahit. Kali ini, sangat sakit.


Entah apalagi yg bisa aku lakukan dengan sempurna seperti dulu. Bagiku, ini semua terasa kabur. Terlanjur gelap tertutupi kabut. Tak ada celah sedikitpun untuk menyisipkan setitik cahaya ke dalamnya. Kecewa? Jelas! Tapi satu kata itu tak akan pernah sanggup melukiskan apa yg aku rasakan. Tetap menyerahkan segalanya pada takdir. Permainan berlanjut. Tapi tak akan ada lagi tak akan pernah lagi, janjicerita bahwa aku sedang dipermainkan takdir. Ini berakhir dalam definisiku, berakhir dalam plot-ku. Bukan dalam gelombang takdir. Hh.. Sayangnya. Perasaanku pun mengalami hal yg berbeda. Menyedihkan.. tak bernafas lagi, kemudian mati mengenaskan. Aku tak akan bisa lagi 'berbaur' dengan perasaan kalian.. membeku. Ya, membeku selamanya..

0 komentar on "..entahlah ?"

Posting Komentar

Followers

 

ghynASTAGA! on the BLOG Copyright 2008 Shoppaholic Designed by Ipiet Templates Image by Tadpole's Notez