Kamis, 04 Juni 2009

Jangan Lihat "Cover" [part 1]


Jadi orang penting itu asik .
Kenapa gue bilang asik ? Karena kita selalu jadi yang terpenting dimanapun , kapanpun , dan oleh siapapun . Tapi nggak cuma sisi positifnya aja yang bisa kita dapetin . Banyak hal (termasuk yang negatif) bisa kita dapetin selama kita memegang peranan sebagai si orang penting tersebut . Kenapa gue bisa bilang gitu ? Karena gue ngalamin ! Jadi nggak asal nyablak aja nih gue .. hha .

Contoh kecil , waktu gue duduk di kelas 8 , SMP Negeri 43 Bandung (yang teramat sangat gue rindukan ..omegosh ! lebay ;p) , secara tiba-tiba dan tanpa direncanakan , ada satu kejadian yang mengubah hidup gue , juga pandangan orang (temen-temen , dan pastinya semua penghuni sekolahlah!) . Disuatu siang yang tenang .. inget banget gue waktu itu gue lagi rujit.rumit.ruwet ngerjain soal ulangan IPA dari Bu Dewi (guru yang cantik tapi galak.. hh.. ibuu.. muach♥) , tiba-tiba utusan dari OSIS kelas 9 alias kakak kelas gue , dateng ke kelas dengan menyebutkan sejumlah nama siswa , with their announcement , "..bagi yang namanya disebutkan tadi , ditunggu di ruang guru sehabis jam pelajaran ini berakhir.." , dan kenapa gue heran karena nama gue tercantum di sana . Ok , stelah selesai berjuang dengan soal IPA , gue dan beberapa temen sekelas gue yang dipanggil langsung dateng ke ruang guru . Singakat cerita , ternyata kita-kita yang dipilih tadi di"audisi" sebagai calon ketua OSIS SMP Negeri 43 Bandung angkatan 2008-2009 . Kaget . Jujur gue kaget . Tapi nggak ada waktu buat kaget . Dalam waktu kurang dari 2 jam , gue dan beberapa siswa yang diseleksi harus menyiapkan pidato sebagai salah satu syaratnya . Usaha maksimal dalam 2 jam , bikin gue dan 4 orang siswa lainnya terpilih sebagai kandidat calon ketua OSIS .

Bukannya memandang ini sebagai suatu problem , tapi ini memang bener-bener masalah buat gue . Gue , adalah satu-satunya kandidat cewek di pemilihan OSIS tahun ini . Bener-bener bikin minder and of course ke-PD-an gue sebelumnya ilang gitu aja , melayang kagga tau kmanna . Dan disaat itu pula gue tau , gue nggak siap . Beruntung , gue nggak langsung menduduki kursi ketua . Seneng ! Gue pikir , setelah ini gue bakal kembali jadi siswa biasa yang cuma peduli sama jadwal pelajaran . But .. gue SALAH BESAR . Baru hari pertama , gue udah disibukkan dengan laporan-laporan keuangan sekolah , sumber-sumber dana kegiatan , proposal , dan lain sebagainya . Bukan cuma gue yang sibuk . Semua anak OSIS angkatan gue bener-bener diperas keringatnya . Waaw ..

Tapi itu nggak seberapa . Ada ledakan lain yang muncul di hidup gue . Waktu masa-masa kampanye memang sudah berlalu dan selesai . Tapi enggak dengan popularitas gue . Cukup mengagetkan , dan membingungkan , dalam waktu sekejap , setiap orang yang gue temui di sekolah nyapa gue dan memberi salam . Dilema . Disatu sisi gue seneng banyak yang kenal gue , tapi disisi lain , gue tau ini berarti tanggung jawab dan profesionalitas gue dipertruhkan mulai hari ini di sekolah . Mungkin , nggak cuma gue ..tapi semua temen-temen gue juga ngerasain hal yang sama . Dari mulai d hinadina cuma karena kerjaan kita kurang memuaskan ..and ..ah . Forget it . Believe it or not , you're all is my best team guys !

Sepintas , kepopuleran dan jabatan yang gue dan temen-temen terima itu terlihat sebagai Special Best Award buat kita . Tapi percaya deh , nggak semudah itu menggenggam piala awardnya ke dalam hidup kita . Banyak hal-hal yang harus diadaptasikan ulang melalui keseharian kita . Jangan pernah memandang sesuatu hanya dari satu sisi , karena dunia ini bulat . Sama seperti alur kehidupan kita , nggak pernah sama dan selalu mempunyai banyak sisi .

0 komentar on "Jangan Lihat "Cover" [part 1]"

Posting Komentar

Followers

 

ghynASTAGA! on the BLOG Copyright 2008 Shoppaholic Designed by Ipiet Templates Image by Tadpole's Notez