Terkadang, gue selalu bertanya-tanya dengan hati gue sendiri, apa sih yang orang lain pikirkan tentang gue ? Gimana sih, pendapat orang tentang gue ? Atau bahkan, kira-kira orang lain suka nggak ya sama gue ?
Jujur aja, pertanyaan-pertanyaan psikologis (Kenapa gue sebut psikologis ? Soalnya gue pikir ini masalah hati.. hhe ;p) kayak gitu itu tuuuh, yang bikin kita merasa harus sempurna di depan orang lain. Masalahnya, nobody's perfect maaan! Banyak diantara kita, yang selalu ingin kelihatan sempurna setiap saat, bahkan dengan menghalalkan segala cara. Sebenernya, perlu nggak sih kita bersikap atau berperilaku kayak gitu ?
Mungkin kita udah nggak asing lagi sama kata-kata Be Yourself. Tapi jadi sendiri dalam dunia realnya itu nggak mudah lho! Kayak kata orang tuh, ngomong lebih gampang daripada praktek. Contoh nih ya, dari dulu gue pengen banget jadi cewek jaim (halaaaaaah :p) yang nggak pecicilan. Suatu hari, gue berangkat ke sekolah dengan niat yang paling tulus dari hati yang paling dalem, bahwa gue bakalan jaga sikap alias nggak pecicilan, minimal sampai jam sekolah berakhir. And what happened ? Tetep aja nggak bisa. Pagi-pagi gue emang duduk manis nggak banyak cingcong, tapi 5 menit kemudian, meledaklah suara asbun gue membahana diseluruh kelas. Ckckck .. nggak asyik banget yaaa ?
Dan kadang-kadang, kita bisa aja terinspirasi sama hal-hal yang kita lihat. Contoh lagi, kita lagi nonton film Lara Croft : Tomb Rider. Disitu kita lihat si Lara yang super cantik, anggun tapi kuat. Karena nge-fans, kita pun mencontohnya di kehidupan sehari-hari. Ketika kita udah ngerasa pede dengan gaya baru kita itu, tiba-tiba orang lain bertanya, "kamu kok beda sih?" . Dan ternyata perubahan itu malah nggak disukai sama orang-orang disekeliling kita! Waaah. Gue yakin, down banget tuh rasanyaaa!
Kadang-kadang gue nanya juga sama temen-temen deket gue, apa sih yang mereka pikirkan tentang gue ? Dasar temen-temen gue yang norak atau nggak menyadari kebaikan gue kali ya (hahahahah :D) , meluncurlah komentar-komentar nggak penting dari bibir mereka. Gue nanya kayak gitu dijawabnya, elu banyak makan! berdiri lo miring! bla..bla..blaa . Ihh . Apaaan tuuuuh! Hahahahah . Tapi salah satu temen gue yang juga cengos (wkwk!) , bilang gini sama gue, "Lo tu.. asik. Nggak jaiman. Biasanya cewek-cewek barbie model elu kan jaim setengah edan. Tapi elu nggak non, lu mau jumpalitan juga cuek aja..". Hahaha . Aneh. Pertama gue nggak mikirin tuh, gue pikir iseng. Habiss... getek gitu sih!
Tapi lama-lama gue kepikiran juga. Akhirnya gue sharing sama nyokap gue yang bawelnya ngajubileh itu, hhe, tentang masalah ini. Setelah dapet ilmu panjang lebar, gue baru sadar kalo kalimat yang dilontarkan temn gue itu adalah suatu bentuk tanggapan yang positif tentang diri gue. Artinya, gue harus bisa mempertahankan apa yang udah mereka anggap baik dimata mereka, tapi nggak lupa juga untuk mengoreksi ketidaksempurnaan yang gue miliki.
Gue nggak menyangkal, jadi diri sendiri itu susah . Tapi nggak ada salahnya dong, kita berusaha menyenangkan diri sendiri dulu sebelum menyenangkan hati orang lain ? Karena kalo hati kita udah seneng, apapun yang kita lakukan, pasti oke! So, jadilah apa yang kamu mau, selama hati kamu nggak terpaksa melakukannya. And remember, do anything that made you happy, but don't forget in your responsibility!



0 komentar on "What Do You Think About Me ?"
Posting Komentar